Rabu, 06 April 2016

JIM Bisa Menjadi Sarana Informasi dan Promosi Desa

Rabu, 06 April 2016 18:00:00
Reporter: Muhamad Fatoni

blokBojonegoro.com - 
Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro melakukan penutupan Lokakarya Teknologi Informasi di Pendopo Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (6/4/2016).

Penutupan lokakarya dihadiri perwakilan dari karang taruna dan kepala desa di 12 Desa di Kecamatan Gayam. Perwakilan SKK Migas Jabanusa, EMCL, anggota JIM, perwakilan Relawan Teknologi dan Informatika (RTIK) Bojonegoro dan Dinas Kominfo Bojonegoro.

Sebelumnya, kegiatan yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan bersinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro ini telah dilaksanakan selama dua hari. Yakni pada 28 dan 29 Maret di SMKN Purwosari.

"Keberadaan kawan-kawan JIM ini akan menjadi sarana informasi dan promosi tentang potensi desa di Kecamatan Gayam maupun Bojonegoro," kata Direktur LIMA 2B, Mugito Citrapati.

Lanjut Mugito, keberadaan JIM juga dapat menjadi sarana penghubung antara EMCL, masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama melakukan pemberdayaan kepada masyarakat. Saat ini, anggota JIM sudah tersebar di 45 desa di enam kecamatan di Bojonegoro.

"Karena semua masalah intinya ada pada komunikasinya," ucapnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan, keberadaan JIM juga saling bersinergi mendukung program pemerintah melalui website desa (webdes), di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Kawan-kawan JIM yang sudah kita latih bisa ikut membantu dalam mengelola webdes," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya mengungkapkan, JIM merupakan bagian dari pengembangan dari papan informasi desa, di jalur pipa EMCL dan sudah berjalan sejak tahun 2009. Namun, seiring perkembangan teknologi komunikasi berbasis internet, kemudian dikembangkan melalui JIM.

"Perkembangan JIM sangat baik. Seiring perkembangannya, bukan tidak mungkin JIM mampu mempromosikan semua potensi yang ada di desa," papar Rexy.

Sementara itu, Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ami Hermawati menjelaskan, Bojonegoro memberi sumbangsih kepada negara dengan keberadaan proyek Blok Cepu. Bahkan, 30 persen dari Blok Cepu berguna untuk pembangunan bagi negara.

"Bojonegoro sekarang mulai dikenal dan harus banyak dipromosikan," katanya. [oni/mu]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar